Peresmian serah terima 3D Map Dusun Cikeusi, Desa Cinangsi, menjadi salah satu momen penting dalam rangkaian kegiatan KKN Masoem University. Kegiatan ini tidak hanya menjadi bukti nyata kontribusi mahasiswa dalam program Pengabdian Kepada Masyarakat, tetapi juga menghadirkan manfaat jangka panjang bagi warga Dusun Cikeusi, terutama dalam hal pemetaan wilayah, pengembangan potensi desa, dan peningkatan tata kelola administrasi dusun.
Dusun Cikeusi merupakan salah satu wilayah di Desa Cinangsi yang memiliki potensi geografis, sosial, dan ekonomi yang cukup beragam. Namun, seperti banyak wilayah pedesaan lainnya, keterbatasan data visual dan pemetaan sering kali menjadi hambatan dalam pengelolaan dusun serta dalam perencanaan pembangunan. Melihat kondisi tersebut, para mahasiswa KKN Masoem University berinisiatif untuk menghadirkan solusi berupa 3D Map yang dibuat secara detail, akurat, dan mudah dipahami.
Peta tiga dimensi ini dirancang untuk membantu perangkat dusun, aparatur desa, serta masyarakat dalam mengenali batas wilayah, mengenali lokasi fasilitas umum, serta memahami struktur wilayah secara menyeluruh. Selain itu, kehadiran peta 3D juga bermanfaat sebagai media edukasi bagi warga dan dapat menjadi daya tarik tambahan dalam program pengembangan desa wisata jika dikembangkan di masa depan.
Pembuatan 3D Map ini tidak dilakukan secara sepihak oleh mahasiswa, melainkan melalui proses kolaboratif bersama perangkat Desa Cinangsi dan warga Dusun Cikeusi. Mahasiswa melakukan observasi langsung ke lapangan, melakukan pemetaan manual, pencatatan titik koordinat, hingga diskusi dengan tokoh masyarakat untuk memastikan keakuratan data.
Dalam prosesnya, mahasiswa KKN Masoem University juga melibatkan perangkat dusun untuk memberikan masukan terkait batas wilayah, lokasi rumah warga, fasilitas umum, sarana keagamaan, hingga kontur wilayah. Kerja sama ini menjadi salah satu bentuk nyata implementasi Pengabdian Kepada Masyarakat, di mana mahasiswa tidak hanya memberikan hasil kerja, tetapi juga mengajak masyarakat turut serta dalam perencanaan dan pengambilan keputusan.
Pembuatan 3D Map memerlukan ketelitian tinggi, mulai dari desain digital, pemilihan material maket, hingga proses finishing. Mahasiswa memastikan bahwa peta tersebut memiliki tampilan yang informatif, rapi, dan tahan lama sehingga dapat digunakan dalam jangka waktu panjang.
Acara peresmian dan serah terima 3D Map Dusun Cikeusi berlangsung sederhana namun penuh makna. Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Desa Cinangsi, Kepala Dusun Cikeusi, perangkat desa, tokoh masyarakat, dan warga setempat. Perwakilan mahasiswa KKN Masoem University juga turut memberikan penjelasan singkat mengenai proses pembuatan peta, manfaatnya, serta cara menggunakan peta tersebut dalam kegiatan administratif maupun perencanaan dusun.
Dalam sambutannya, Kepala Dusun Cikeusi menyampaikan apresiasi yang tinggi atas dedikasi para mahasiswa. Menurutnya, 3D Map ini akan sangat membantu dalam mempermudah pendataan rumah warga, penataan pembangunan, dan proses penyusunan laporan dusun. Selain itu, peta tersebut juga dapat menjadi sarana visual yang bermanfaat dalam acara musyawarah desa.
Penyerahan peta dilakukan secara simbolis, diikuti dengan pemasangan 3D Map di lokasi yang telah ditentukan oleh perangkat dusun. Peta dipasang di tempat yang mudah diakses dan sering dilalui warga, agar seluruh masyarakat dapat melihat dan memanfaatkannya.
Serah terima 3D Map bukan hanya sekadar seremonial, tetapi juga meninggalkan dampak nyata bagi masyarakat Dusun Cikeusi. Beberapa manfaat yang dapat dirasakan meliputi:
Program ini menjadi bukti bahwa mahasiswa KKN Masoem University tidak hanya melaksanakan kewajiban akademik, tetapi juga memberikan kontribusi yang bermakna bagi masyarakat. Kegiatan ini diharapkan menjadi inspirasi bagi program KKN berikutnya dalam menghadirkan inovasi yang bermanfaat dan berkelanjutan.
Bagikan Berita:
Berita Terbaru